Online System dalam Pengelolaan Bank Sampah - Studi Kasus: Kabupaten Bekasi

Dadi Rusdiana, An Nisa’a Siti Humaira

Abstract

Bank sampah merupakan salah satu program pengurangan sampah nasional. Dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah kendala seperti kurang praktisnya transaksi antara nasabah dengan pengelola yang seringkali membuat masyarakat kurang tertarik dengan bank sampah. Dalam merespon tantangan tersebut, pengembangan aplikasi online bank sampah saat ini telah dilakukan dengan harapan memberikan kemudahan dalam pengelolaan dan transaksi kepada masyarakat, baik sebagai nasabah, maupun sebagai pengelola bank sampah. Bank sampah mulai berkembang mulai tahun 2008 hingga tahun 2016, sudah tercatat ada 163.878 nasabah bank sampah di 5.244 bank sampah di Indonesia. Telah ada beberapa platform online untuk penyelenggaraan/mendukung penyelenggaraan bank sampah di Indonesia yang diantaranya adalah Smash, Gringgo, Angkuts, SIMALU dan OBABAS. Platform online yang telah memiliki jangkauan pelayanan di Kabupaten Bekasi adalah Smash. Tujuan dari penelitian yang dilaksanakan adalah untuk mengidentifikasi sistem pengelolaan bank sampah berbasis platform online. Dalam sistem pengelolaan sampah secara umum, perbedaan yang terjadi antara sistem pembelian sampah yang diterapkan oleh bank sampah yang sudah dan belum tergabung dengan sistem online adalah pada variabel peminjaman uang, dampak partisipasi dalam sistem online (Smash), keberadaan fasilitator, kegiatan di luar jual beli sampah, kegiatan pengolahan sampah dan sistem bagi hasil. Dengan teridentifikasinya kondisi penyelenggaraan bank sampah baik secara konvensional dan online, maka dapat diketahui perbedaan pengelolaan antara kedua sistem tersebut sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja bank sampah online ke depannya yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah pusat maupun daerah, komunitas/penggiat lingkungan, sektor privat dan juga masyarakat secara umum.

Keywords

Sampah, 3R, Bank Sampah, Sistem Bank Sampah Online

Full Text:

PDF

References

Brantas News. 2018. 125 Komunitas Bank Sampah Kab.Bekasi, Lakukan Kegiatan di 23 Kecamatan dan 186 Desa. [Online]. Available: https://www.berantasnews.com/125-komunitas-bank-sampah-kab-bekasi-lakukan-kegiatan-di-23-kecamatan-dan-186-desa__trashed/ (Diakses 2 Desember 2019).

Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T.R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., Law, K.L. 2015. Plastic Waste Inputs from Land into the Ocean. SCIENCE (347, 6223: 768-771).

Krippendorff, Klaus. 1993. Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi Edisi ke-1. RajaGrafindo Persada: Jakarta.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2012.Dari Sampah Membangun Ekonomi Kerakyatan; Profil Bank Sampah Indonesia 2012. KLHK: Malang.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2014. From trash to cash. [Online]. Available: http://www.menlh.go.id.

KLHK. 2017. Kebijakan Bank Sampah dan Bank Sampah Induk dalam Pengelolaan Sampah. Presentasi Direktorat Pengelolaan Sampah Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Banjarmasin, 2 November 2017.

Kurnia, A.I., dan Romansyah, D. 2015. Rancangan Sistem Siklus Akuntansi pada Bank Sampah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam (3, 1: 39-55).

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse, dan Recycle melalui Bank Sampah.

Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Smash. 2019. Sistem Online Manajemen Sampah-A Digital Solution for Urban Trash Problem.

Suryani, A.S. 2014. Peran Bank Sampah dalam Efektivitas Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Bank Sampah Malang. Aspirasi (5,1: 71-84).

Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 dan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro.

Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

Unilever. 2013. Buku Panduan Sistem bank Sampah & 10 Kisah Sukses. Yayasan Unilever Indonesia: Jakarta.

World Bank. 2014.Results-Based Financing for Municipal Solid Waste: Urban Development Series Knowledge Papers 91861 v2. Global Urban and DRM Unit, World Bank: Washington.

Wulandari, D., Utomo, S.H., Narmaditya, B.S. 2017. Waste Bank: Waste Management Model in Improving Local Economy. International Journal of Energy Economics and Policy (7,3: 36-41).