Kajian ATP dan WTP Tol Kanci-Semarang

Henry Armijaya, Annisa Annisa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tarif jalan tol kendaraan golongan I pada ruas jalan tol Trans Jawa. Pendekatan studi kasus digunakan untuk mengetahui nilai Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP). Metode pengumpulan data primer dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner dan wawancara yang dilaksanakan di rest area ruas jalan tol Trans Jawa. Pengolahan data dilakukan dengan teknik stated preference. Hasil penelitian ini menunjukan nilai ATP lebih besar dari nilai WTP. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa hasil analisis tarif tol Kanci-Semarang adalah Rp. 876,76 per km.

Keywords

Jalan tol, tarif, ability to pay (ATP), willingness to pay (WTP), stated preference

Full Text:

PDF

References

Abley, J. (2000). Stated preference techniques and consumer decision making: new challenges to old assumptions

Ajzen, I., Rosenthal, L. H., & Brown, T. C. (2000). Effects of perceived fairness on willingness to pay. Journal of Applied Social Psychology, 30(12), 2439-2450.

Brownstone, D., & Small, K. A. (2005). Valuing time and reliability: assessing the evidence from road pricing demonstrations. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 39(4), 279-293.

De Jong, G., Kouwenhoven, M., Ruijs, K., van Houwe, P., & Borremans, D. (2016). A time-period choice model for road freight transport in Flanders based on stated preference data. Transportation Research Part E: Logistics and Transportation Review, 86, 20-31.

Eboli, L., & Mazzulla, G. (2008). A stated preference experiment for measuring service quality in public transport. Transportation Planning and Technology, 31(5), 509-523.

Mahalli, K. (2013). Analisis Ability to Pay dan Willingness to Pay Pengguna Jasa Kereta Api Bandara Kuala Namu (Airport Railink Service).

Nugroho, I. W., Kusuma, R. A., Setijowarno, D., & Ruktiningsih, R. (2007). Analisis Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) Jalan Tol Semarang–Solo. Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta.

Permata, M. R. (2012). Analisa Ability To Pay dan Willingness To Pay Pengguna Jasa Kereta Api Bandara Soekarno Hatta-Manggarai. Universitas Indoenesia.

Rastogi, R. (2000). Stated Preference Survey: Experience From Developing Country.

Rosyidah, M., Yulianto, B., & Legowo, S. J. (2017). Analisis Potensi Demand, Abillity to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) BST Koridor 1 dengan Adanya Sistem Contra Flow di Jalan Brigjen Slamet Riyadi Pada Instansi Pemerintah. Matriks Teknik Sipil, 5(1).

Rumiati, R., Fahmi, K., & Edison, B. Analisis Kemampuan Dan Kemauan Membayar Tarif Angkutan Umum Mini Bus (Superben) Di Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Mahasiswa Teknik UPP, 1(1).

Susanto, F., Anwar, M. R., & Wicaksono, A. (2017). Analisis Kemampuan Dan Kemauan Membayar (ATP-WTP) Penumpang Bus Kota Surabaya Rute P1 Purabaya–Darmo–Perak. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 7(2), 89-98.

Tamin, O. Z., Rahman, H., Kusumawati, A., Munandar, A. S., & Setiadji, B. H. (1999). Evaluasi tarif angkutan umum dan analisis ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) di DKI Jakarta. Jurnal Transportasi, 1(2), 121-135.

Whitehead, J. C. (2005). Combining willingness to pay and behavior data with limited information. Resource and Energy Economics, 27(2), 143-155.